OPEN RECRUITMENT BPPI FEB UNS 2017

Ayo ikut bersama Kami. Menjadi Mahasiswa Muslim yang Proaktif dan Inspiratif. BPPI 2017

RAMADHAN 1438 H

Ramadhan Awesome! Raih Ramadhan dengan Penuh Berkah, Mencari Taqwa. Ramadhan di Kampus.Coming Soon!!

One Step 2017

Jalan-Jalan, Penuh Pembelajaran, Home Stay, Games, Fun, Keakraban dan Islami. Coming Soon yak!

Ukhuwah Islamiyah

Karena ikatan ukhuwah begitu berharga.

Islam pasti akan menang!

Jangan bertanya,"Kapan Islam kembali berjaya?", karena cepat atau lambat Islam pasti menang. Tapi bertanyalah,"Apa peranmu dalam menyongsong kemenangannya?"

20 Nov 2013

Asal Manusia Bukan Dari Bumi?



Seorang ahli ekologi asal Amerika Serikat mengemukakan pendapat yang mencengangkan. Dia mengklaim, bahwa manusia bukan berasal dari Bumi. Keberadaan manusia di Bumi dipindahkan oleh alien pada puluhan ribu tahun yang lalu.

 
Dalam buku barunya bertajuk “Human Are Not From Earth: A Scientific Evaluation Of The Evidence,” Dr Ellis Silver mengungkapkan bahwa sejumlah fitur fisiologis tidak menunjukkan adanya evolusi kehidupan manusia di Bumi.

19 Nov 2013

Ragu Kentut atau Tidak, Shalat Batal?



Kadang kita mendapati hal seperti ini ketika shalat, apakah kentut ataukah tidak? Perut terasa sesuatu, padahal itu masih ragu-ragu, bukan yakin. Apakah ragu-ragu atau was-was seperti ini perlu dituruti?
Ada hadits yang bisa diambil pelajaran pagi ini sebagai berikut.



وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – - إِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمْ فِي بَطْنِهِ شَيْئًا, فَأَشْكَلَ عَلَيْهِ: أَخَرَجَ مِنْهُ شَيْءٌ, أَمْ لَا? فَلَا يَخْرُجَنَّ مِنْ اَلْمَسْجِدِ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا, أَوْ يَجِدَ رِيحًا – أَخْرَجَهُ مُسْلِم

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian mendapati ada terasa sesuatu di perutnya, lalu ia ragu-ragu apakah keluar sesuatu ataukah tidak, maka janganlah ia keluar dari masjid hingga ia mendengar suara atau mendapati bau.” Diriwayatkan oleh Muslim. (HR. Muslim no. 362).

18 Nov 2013

Siapa Munafik?



Lo Munafik! Nggak Usah Munafik deh lo!



Pernyataan itu udah sering kita denger pastinya, baik di layar kaca, di pergaulan sehari-hari, maupun di berbagai tulisan. Lantas sebenarnya, apa dan siapa munafik itu?


Munafik yang Benar-Benar Munafik

Siapakah munafik? Munafik itu yang mengaku Islam, namun prakteknya dan hatinya berbeda dengan pengakuan. Dari sini, kita bisa tarik pelajaran bahwa orang yang mengaku Islam KTP, bisa dicap munafik sebagaimana akan kita lihat dari perkataan Hudzaifah dalam tulisan ini.

16 Nov 2013

Jonas Rivanno Dilaporkan FPI?

Pernyataan Jonas Rivanno yang mengatakan masih beragama Kristen, membuat FPI Depok merasa tersinggung. Pasalnya, Jonas telah melakukan ikrar dua kalimat syahadat pada 21 Agustus lalu. 

 Surat yang menyatakan bahwa Jonas telah menjadi mualaf

“Berkenanaan kasus pelecehan Jonas Rivanno kepada agama Islam, apa yang dia lakukan khususnya umat Islam, di antaranya Rivanno telah mempermainkan agama kami. Dia di beberapa media mengingkari keislaman dia, padahal kita punya bukti-bukti keislamannya,” ungkap Habib Idrus al Ghadri, Ketua DPW FPI Depok, ditemui di kawasan Pancoran Mas, Depok, Rabu (13/11/2013).

Tidak main-main, FPI Depok berencana melaporkan Jonas kepada Polres Depok mengenai hal pelecehan dan penodaan terhadap agama Islam.

“Besok kami melaporkan ke Polres Depok, pelecehan kepada lembaga Islam, seperti KUA dan MUI yang dilakukan oleh Jonas Rivanno,” tegasnya.

Bukti-bukti kuat Jonas telah masuk Islam telah dipegang FPI Depok. Namun, saat menggelar konferensi pers beberapa pekan lalu, Vanno membantahnya.

“Saya masih Kristen,” kata Jonas, kala itu

Sumber: http://www.dakwatuna.com

Muslim Pembuat Robot



Sejarah mengenalkan Leonardo da Vinci sebagai perintis teknologi robot atas penemuannya pada tahun 1478, namun itu pun masih hanya dalam bentuk desain di atas kertas. Namun, sebenarnya di awal abad ke-13 M, seorang insinyur yang sangat Al-Jazari, sudah berhasil merancang dan menciptakan aneka bentuk robot pada awal abad ke-13 M. Atas dasar itulah, masyarakat sains modern menjulukinya sebagai ”Bapak Robot”.



Dari sini kita tahu bahwa Peradaban Islam sudah lebih maju tiga abad dalam teknologi robotika dibandingkan peradaban Barat saat itu. Ibnu Ismail Al-Jazari, lahir di Al-Jazira, tepatnya di antara wilayah Sungai Tigris dan Efrat.

15 Nov 2013

Alhambra, Warisan Agung Peradaban Islam di Eropa



Istana Alhambra didirikan oleh kerajaan Bani Ahmar atau bangsa Moor dari daerah Afrika Utara. Bani Ahmar adalah penguasa kerajaan Islam terakhir yang berkuasa di Andalusia (Spanyol).



Istana Alhambra berdiri kokoh di bukit La Sabica, Granada, Spanyol. Ia menjadi saksi bisu sekaligus bukti sejarah kejayaan Islam di Spanyol (dulu Andalusia).

14 Nov 2013

Ritual Berdarah Asyura Syi'ah



Pada tanggal 10 Muharram nanti atau disebut dengan hari Asyura, kita akan melihat ritual berdarah Syi’ah (baca: Rafidhah). Mereka sedih atas kematian Husain (cucu Rasulullah) saat itu sehingga mereka memukul dada, menampar pipi, memukul bahu, mengiris-ngiris kepala mereka dengan pedang sampai menumpakan darah. Sampai anak kecil pun mengiris kepalanya. Wallahul musta’an. Itulah salah satu kesesatan Syi’ah yang dapat ditemukan pada hari Asyura.




Kenapa Kelakuan Mereka Dikatakan Sesat?

Asyura dan Kebinasaan Kaum Zhalim



Kedhaliman dengan segala bentuknya adalah hal yang sangat dibenci dalam Islam. Walaupun yang didhalimi bukanlah orang-orang Islam. Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam sebuah hadits qudsi, “Sesungguhnya Aku tidak akan berbuat dhalim. Aku juga jadikan kedhaliman sebagai sesuatu yang haram kalian lakukan. Maka janganlah kalian saling mendhalimi.”



Ketika pindah ke Madinah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram (Asyura). Beliau bertanya, dan mereka menjawab, “Ini adalah hari baik. Ini adalah hari Allah Subhanahu wa Ta'ala menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya (Firaun). Oleh karena itu Nabi Musa as. melaksanakan puasa pada hari ini.” Rasulullah saw. berkata, “Aku lebih berhak atas Nabi Musa daripada kalian.” Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun berpuasa dan memerintahkan umat Islam untuk mengikutinya.

10 Nov 2013

Pangeran Diponegoro = Makelar Tanah?



Mengapa Pangeran Diponegoro memerangi penjajah Belanda?

Banyak dari kita, atau juga para pelajar di Indonesia mungkin akan menyatakan bahwa perlawanan beliau lahir karena Belanda merampas tanah warisan leluhurnya.



Jawaban itu tidak aneh! Sebab, buku-buku sejarah di sekolah-sekolah memang menjelaskan Diponegoro berperang melawan Belanda karena urusan tanah dan tahta. Bukan urusan agama. Padahal, fakta sejarah tidaklah demikian.


6 Nov 2013

Indah Pada Waktunya = Ayat Bible?

"SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA" = Pendangkalan aqidah lewat pola pikir ??



Sebuah kalimat yg sering sekali kita dengar, kalimat yg kesannya romantis dan penuh harapan, atau juga kalimat untuk menghibur diri, yang tidak mendapatkan apa yg diinginkan tepat pada waktunya.

Tapi tahukah?

4 Nov 2013

Serba Serbi Kalender Hijriah



Dalam keberjalanan umat manusia, sudah banyak sistem penghitungan tahun yang telah digunakan manusia. Mulai dari berdasarkan matahari, bulan, maupun keduanya. Terkait dengan sistem penanggalan berdasar bulan, umat Islam sampai hari ini masih tetap mempertahankannya dengan menyebutnya dengan penanggalan Hijriah. Bagaimana sejarahnya?


Kalender Hijriah
Kalender Hijriah atau juga disebut kalender Islam adalah sistem penanggalan yang didasarkan pada perhitungan revolusi bulan selama satu kali revolusi bumi terhadap matahari.

29 Okt 2013

Muslim Spanyol Diberi Kewarganegaraan Jika Murtad

Spanyol berencana memberikan kewarganegaraan kepada umat Islam yang mau menerima Kristen (baca: murtad). Langkah ini dinilai menandai kembalinya taktik serta strategi yang digunakan selama masa Inkuisisi Spanyol.



Situs Spanyol ETC mengutip pernyataan presiden Konferensi Waligereja Spanyol (SEC) dan Menteri Kehakiman Alberto Ruiz Gallardón yang dengan tegas mengatakan pada pekan lalu bahwa “Spanyol bukanlah Spanyol tanpa Kristen dan tanpa Katolik.”

28 Okt 2013

Siang untuk Sekolah, Malam untuk Prostitusi

Pasca kudeta militer, kehidupan ekonomi di Mesir kian sulit. Harga-harga kebutuhan pokok naik melambung. Orang yang lemah imannya, mungkin saja menempuh jalan terlarang dalam menghadapi masalah ini.



Belum lama ini, sebuah skandal terjadi di lingkungan kementrian pendidikan di Mesir. Para pekerja rendahan di sekolah Salhadar, di Misr Jadidah, Kairo, memanfaatkan gedung sekolah untuk menambah penghasilan.

Pemenang Esai OCEAN



PENGUMUMAN PEMENANG
ISLAMIC ESSAY COMPETITION OCEAN
BADAN PENGKAJIAN PENGAMALAN ISLAM
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2-3 Nopember 2013

No
Nama
Judul
Asal
1
Imam Sopyan
Bergerak Dari Kampus Menuju Bangsa Paripurna:
Inteligensia Profetik dan Tanggung Jawab Sosio-Transedental Mahasiswa Islam
UIN Kalijaga Yogyakarta
2
DennyIswanto
Optimalisasi Peran Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam Sebagai Agen Pembangunan Masyarakat Thoyibah  (Masyarakat Berkarakter Qurani)
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
3
Riki Purnomo
“TEOLOGI ALI-IMRON 110”
Membentuk Masyarakat Madani yang Berkarakter Islami
Universitas Muhammadiyah Surakarta
4
Nur Rizqy Febriandika
Menuju Paradigma Baru : Implementasi Kandungan Al-Qur’an Bukan Sebatas Kognitif
Universitas Muhammadiyah Surakarta
5
Erin Nuzulia Istiqomah
Gerakan Kerelawanan: Kepedulian Kecil dalam Upaya Mewujudkan Masyarakat yang Kuat dan Madani
Universitas Indonesia

SELAMAT BAGI PARA FINALIS
KAMI TUNGGU KEDATANGANNYA DI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

24 Okt 2013

Brunei Berlakukan Hukum Pidana Syariah



Brunei Darussalam akan memberlakukan hukum pidana syariah mulai tahun depan. Pernyataan tersebut disampaikan Sultan Hassanal Bolkiah, Selasa, 22 Oktober 2013.



“Dengan akan berlakukanya peraturan ini, alhamdulillah, tanggung jawab kita di hadapan Allah telah tertunai,” kata Sultan yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri Brunei seperti dikutip Pelita Brunei.

16 Okt 2013

Disembelih, Tapi Nggak Sakit!!



Prof. W. Schulze dan koleganya, Dr. Hazim yang merupakan 2 orang staff ahli peternakan dari Hanover University, Jerman, memimpin suatu tim penelitian terstruktur untuk menjawab pertanyaan: manakah yang lebih manusiawi dan paling tidak sakit, penyembelihan secara Syari’at Islam (tanpa proses pemingsanan), atau penyembelihan dengan cara Barat (dengan pemingsanan).


 
Beliau berdua merancang penelitian sangat canggih mempergunakan sekelompok sapi yang telah cukup umur (dewasa). Pada permukaan otak kecil sapi-sapi tersebut dipasang elektroda tertentu (microchip) yang disebut Electro-Encephalogram (EEG). EEG dipasang pada permukaan otak yang menyentuh titik (panel) rasa sakit di permukaan otak. Alat ini dipakai untuk merekam dan mencatat derajat rasa sakit sapi ketika disembelih. Pada jantung sapi-sapi tersebut juga dipasang Electro-Cardiogram (ECG) untuk merekam aktivitas jantung saat darah keluar.

13 Okt 2013

Shaum Arafah

Salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah puasa Arafah, pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini memiliki  keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim pun. Puasa ini dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.



Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)


Keutamaan Hari Arafah

Apa saja keistimewaan hari Arafah (9 Dzulhijjah)? Adakah keutamaan-keutamaan di hari tersebut?
Di antara keutamaan hari Arafah disebutkan oleh Ibnu Rajab Al Hambali yang kami sarikan berikut ini:

1- Hari Arafah adalah hari disempurnakannya agama dan nikmat. Dalam shahihain (Bukhari-Muslim), ‘Umar bin Al Khottob radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa ada seorang Yahudi berkata kepada ‘Umar,

آيَةٌ فِى كِتَابِكُمْ تَقْرَءُونَهَا لَوْ عَلَيْنَا مَعْشَرَ الْيَهُودِ نَزَلَتْ لاَتَّخَذْنَا ذَلِكَ الْيَوْمَ عِيدًا . قَالَ أَىُّ آيَةٍ قَالَ ( الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا ) . قَالَ عُمَرُ قَدْ عَرَفْنَا ذَلِكَ الْيَوْمَ وَالْمَكَانَ الَّذِى نَزَلَتْ فِيهِ عَلَى النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – وَهُوَ قَائِمٌ بِعَرَفَةَ يَوْمَ جُمُعَةٍ
“Ada ayat dalam kitab kalian yang kalian membacanya dan seandainya ayat tersebut turun di tengah-tengah orang Yahudi, tentu kami akan menjadikannya sebagai hari perayaan (hari ‘ied).” “Ayat apakah itu?” tanya ‘Umar. Ia berkata, “(Ayat yang artinya): Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” ‘Umar berkata, “Kami telah mengetahui hal itu yaitu hari dan tempat di mana ayat tersebut diturunkan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau berdiri di ‘Arofah pada hari Jum’at.” (HR. Bukhari no. 45 dan Muslim no. 3017). At Tirmidzi mengeluarkan dari Ibnu ‘Abbas semisal itu. Di dalamnya disebutkan bahwa ayat tersebut turun pada hari ‘Ied yaitu hari Jum’at dan hari ‘Arofah.


2- Hari Arafah adalah hari ‘ied (perayaan) kaum muslimin. Sebagaimana kata ‘Umar bin Al Khottob dan Ibnu ‘Abbas. Karena Ibnu ‘Abbas berkata, “Surat Al Maidah ayat 3 tadi turun pada dua hari ‘ied: hari Jum’at dan hari Arafah.” ‘Umar juga berkata, “Keduanya (hari Jum’at dan hari Arafah) -alhamdulillah- hari raya bagi kami.” Akan tetapi hari Arafah adalah hari ‘ied bagi orang yang sedang wukuf di Arafah saja. Sedangkan bagi yang tidak wukuf dianjurkan untuk berpuasa menurut jumhur (mayoritas) ulama.

3- Hari Arafah adalah asy syaf’u (penggenap) yang Allah bersumpah dengannya sedangkan hari Idul Adha (hari Nahr) disebut al watr (ganjil). Inilah yang disebutkan dalam ayat,
وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ
Dan (demi) yang genap dan yang ganjil” (QS. Al Fajr: 3). Demikian kata Ibnu Rajab Al Hambali. Namun Ibnul Jauzi dalam Zaadul Masiir menukil pendapat sebaliknya. Yang dimaksud al watr adalah hari Arafah, sedangkan asy syaf’u adalah hari Nahr (Idul Adha). Demikian pendapat Ibnu ‘Abbas, ‘Ikrimah dan Adh Dhohak.


4- Hari Arafah adalah hari yang paling utama. Demikian pendapat sebagian ulama. Ada pula yang berpendapat bahwa hari yang paling utama adalah hari Nahr (Idul Adha).

5- Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata, “Hari ‘Arafah lebih utama dari 10.000 hari.”’Atho’ berkata, “Barangsiapa berpuasa pada hari ‘Arofah, maka ia mendapatkan pahala seperti berpuasa 2000 hari.”

6- Hari Arafah menurut sekelompok ulama salaf disebut hari haji akbar. Yang berpendapat seperti ini adalah ‘Umar dan ulama lainnya. Sedangkan ulama lain menyelisihi hal itu, mereka mengatakan bahwa hari haji akbar adalah hari Nahr (Idul Adha).

7- Puasa pada hari Arafah akan mengampuni dosa dua tahun. Dari Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” (HR. Muslim no. 1162).


8- Hari Arafah adalah hari pengampunan dosa dan pembebasan dari siksa neraka. Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ
Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka? (HR. Muslim no. 1348).


Allah pun begitu bangga dengan orang yang wukuf di Arafah. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُبَاهِى مَلاَئِكَتَهُ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ بِأَهْلِ عَرَفَةَ فَيَقُولُ انْظُرُوا إِلَى عِبَادِى أَتَوْنِى شُعْثاً غُبْراً

Sesungguhnya Allah berbangga kepada para malaikat-Nya pada sore Arafah dengan orang-orang di Arafah, dan berkata: “Lihatlah keadaan hambaku, mereka mendatangiku dalam keadaan kusut dan berdebu” (HR. Ahmad 2: 224. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya tidaklah mengapa).

Catatan: Hari Arafah (9 Dzulhijjah 1434 H) bertepatan dengan hari Senin, 14 Oktober 2013 M.
Wallahu a’lam.

Dari 'Muslim.Or.Id'


9 Okt 2013

Dzulhijjah yang Terlupa

Di Indonesia, suasana semarak ibadah masyarakat, kita jumpai ketika datang bulan Ramadhan. Masjid yang biasanya sepi dari jamaah, mendadak membludak ketika taraweh pertama. Jamaah subuh yang umumnya dihadiri 2 orang (imam dan muadzin), bisa menjadi puluhan orang. Bahkan orang yang setahun tidak pernah menyentuh masjid, tiba-tiba berada di shaf paling pertama ketika shalat jamaah subuh.



Semua peristiwa itu, hanya kita jumpai di bulan Ramadhan. Banyak kaum muslimin telah sadar, Ramadhan merupakan momen terbesar untuk mendapatkan ribuan pahala. Barangkali ini bagian dari jasa besar para khatib, yang terus memotivasi masyarakat untuk menyemarakkan Ramadhan, menyambut Ramadhan dengan berbagai amal ibadah dan ketaatan. Ramadhan menjadi bulan yang identik dengan semarak ibadah kaum muslimin. Walhamdu lillah…

Sayangnya, suasana semarak ibadah semacam ini tiba-tiba sirna begitu Ramadhan berlalu. Seolah bulan suci untuk ladang pahala, hanyalah bulan Ramadhan.


Bulan Dzulhijjah, Terlupakan?

Lain halnya bulan Dzulhijjah. Masyarakat kita belum banyak yang menyadari bahwa Dzulhijjah termasuk bulan yang istimewa. Padahal banyak dalil yang menunjukkan bahwa di bulan Dzulhijjah, amal soleh dilipat gandakan. Sebagaimana pahala yang dijanjikan ketika Ramadhan. Dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

شَهْرَانِ لاَ يَنْقُصَانِ، شَهْرَا عِيدٍ: رَمَضَانُ، وَذُو الحَجَّةِ

”Ada dua bulan yang pahala amalnya tidak akan berkurang. Keduanya dua bulan hari raya: bulan Ramadlan dan bulan Dzulhijjah.” (HR. Bukhari 1912 dan Muslim 1089).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggandengkan bulan Dzulhijjah dengan Ramadhan. Sebagai motivasi beliau menyebutkan bahwa pahala amal di dua bulan ini tidak berkurang.
Rentang waktu yang paling mulia ketika Dzulhijjah adalah 10 hari pertama. Di surat al-Fajr, Allah berfirman:

وَ الْفَجْرِ * وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Demi fajar, dan demi malam yang sepuluh. (QS. Al Fajr: 1 – 2)

Ibn Rajab menjelaskan, malam yang sepuluh adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Inilah tafsir yang benar dan tafsir yang dipilih mayoritas ahli tafsir dari kalangan sahabat dan ulama setelahnya. Dan tafsir inilah yang sesuai dengan riwayat dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma…” (Lathaiful Ma’arif, hal. 469)

Allah bersumpah dengan menuebut sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Yang ini menunjukkan keutamaan sepuluh hari tersebut. Karena semua makhluk yang Allah jadikan sebagai sumpah, adalah makhluk istimewa, yang menjadi bukti kebesaran dan keagungan Allah.

Karena itulah, amalan yang dilakukan selama 10 hari pertama Dzulhijjah menjadi amal yang sangat dicintai Allah. Melebihi amal soleh yang dilakukan di luar batas waktu itu. Dari Ibn Abbas radhiallahu ‘anhu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ 
فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

“Tidak ada hari dimana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah, pen.).” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Termasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh, pen.).” (HR. Ahmad 1968, Bukhari 969, dan Turmudzi 757).

Dalam riwayat yang lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak ada amalan yang lebih suci di sisi Allah dan tidak ada yang lebih besar pahalanya dari pada kebaikan yang dia kerjakan pada sepuluh hari al-Adha.” (HR. Ad-Daruquthni, dan dihasankan oleh al-Albani)

Al-Hafidz Ibn Rajab mengatakan, Hadis ini menunjukkan bahwa beramal pada sepuluh hari bulan Dzulhijjah lebih dicintai di sisi Allah dari pada beramal pada hari-hari yang lain, tanpa pengecualian. Sementara jika suatu amal itu lebih dicintai Allah, artinya amal itu lebih utama di sisiNya. (Lathaiful Ma’arif, hal. 456).

Diceritakan oleh Al Mundziri dalam At Targhib wa At Tarhib (2/150) bahwa Sa’id bin Jubair (Murid senior Ibn Abbas), ketika memasuki tanggal satu Dzulhijjah, beliau sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah, sampai hampir tidak mampu melakukannya.


Saatnya Membangun Kesadaran Masyarakat

Memahami hal ini, saatnya kita menyadarkan masyarakat. Kita ajak mereka untuk bersama-sama menyemarakkan 10 hari pertama Dzulhijjah dengan berbagai amal soleh dan ibadah, sebagaimana ketika mereka menyemarakkan bulan Ramadhan. Jadikan kesempatan 10 hari pertama sebagai ladang untuk mendulang jutaan pahala.

Lebih dari itu, ada beberapa amal soleh yang dianjurkan untuk dikerjakan selama 10 hari pertama Dzulhijjah, diantaranya:
  • Memperbanyak puasa sunah selama 9 hari pertama
  • Memperbanyak takbiran dan dzikir.
  • Banyak melakukan amal soleh apapun bentuknya.
allahu a’lam
Sumber: http://www.konsultasisyariah.com