6 Nov 2013

Indah Pada Waktunya = Ayat Bible?

"SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA" = Pendangkalan aqidah lewat pola pikir ??



Sebuah kalimat yg sering sekali kita dengar, kalimat yg kesannya romantis dan penuh harapan, atau juga kalimat untuk menghibur diri, yang tidak mendapatkan apa yg diinginkan tepat pada waktunya.

Tapi tahukah?
Ternyata kalimat tersebut merupakan kutipan ayat Bibel (Kitab Suci Nasrani), tepatnya Pengkhotbah 3 ayat 11.

"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.."

Bahkan kalimat "indah pada waktunya" menjadi syi'ar agama Nasrani yang menyanyikan dalam berbagai versi lagu rohani.


Sejengkal Demi Sejengkal

Namun apa masalahnya? Bukankah ini hanya masalah kata-kata motivasi belaka?

Ingat sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Sungguh kalian akan mengikuti sunnah-sunnah yang ada pada umat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta. Hingga seandainya mereka masuk ke lubak biawak, niscaya kalian akan mengikutinya pula."

Ketika para Sahabatnya bertanya, "wahai Rasulullah, apakah mereka Yahudi dan Nasrani?" Beliau menjawab "jika bukan mereka, siapa lagi?" (Muttafaqun'alaih)

Sebagai umat Islam kita diajarkan, jika kita belum mendapatkan sesuatu yang kita inginkan maka lebih baik katakan "Alhamdulillah 'Ala Kulli Haal" - segala puji bagi Allah atas segala sesuatu. Hal ini lebih karena semua yang terjadi pada kita pada dasarnya adalah ‘indah’ dan pantas disyukuri karena selalu ada hikmah Allah Yang Maha Agung di tiap detail peristiwa.

Dari ustadzah Irena Handono, dengan penyesuaian dari redaksi.

Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar