26 Nov 2016

Bersabarlah dan Kuatkan Kesabaran


Gunungan Masalah
Ada kala dimana kita merasa jenuh dan bosan dengan apa yang kita lakukan setiap hari. Semua terasa menjemukan. Ada waktu dimana kita merasa tidak bisa leluasa untuk melakukan apa yang benar-benar kita inginkan. Pernah kita ingin dimana kita benar-benar bebas dari belenggu pekerjaan yang makin mengikat erat. Ujian datang bertubi-tubi dan masalah kian hari kian menggunung tinggi.
 “Hidup macam apa ini? Diuji tiada henti.”  
Berhentilah mengumpat atau mengutuk keadaan. Ujian datang bukan untuk melemahkanmu justru ia datang untuk menguatkanmu. Ujian tidak selamanya karena Dia membencimu justru Dia sangat mencintaimu. Jangan senang dulu jika hidupmu lempeng-lempeng saja, mengalir lembut tanpa pernah ada ujian yang mendera. Jangan senang dulu, bisa jadi Allah justru sedang mengujimu dan patut direnungi,
“Jangan-jangan Allah tidak memperhatikanku dan Dia membiarkanku begitu saja.”
 Hanyalah seonggok daging yang berjalan kesana kemari tanpa diketahui pasti kemana ia pergi dan kemana ia harus pulang kembali. Selama kita masih menjadi manusia, selama itu pula ujian akan dikirimkan olehNya kepada kita. Allah telah menyebutkan dalam surat Muhammad ayat 31,
“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.”
Ujian yang Allah berikan ragam bentuknya, bahkan untuk sesuatu yang kau cintai.
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan”(Al-Anbiyâ : 35).

Ada Cinta Dibalik Duka
Ada cinta dibalik duka. Tidak selamanya duka membawa nestapa tetapi ia bisa membawa cinta bersamanya.
Bersyukurlah bagi kalian yang sedang diuji. Itu pertanda Allah masih mencintaimu. Apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Ia akan mengujinya. Bagaimana jika saat ini Allah tengah mengujimu? Ku rasa kau tau jawabannya.
Bersabar dan bersyukurlah ketika ujian berat menimpamu. Tidakkah ingat dengan sabda Rasulullah bahwa sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian dan barang siapa yang ridha dengan ujian itu, maka ia akan mendapat keridhaan-Nya.  Siapa yang membencinya maka ia akan mendapatkan kemurkaan-Nya.
MasyaALlah, indah sekali bukan?
Jika sudah begini, masih menggerutu jika Allah mengujimu?
Nikmati saja setiap buliran keringat dan tetesan air mata. Mainkan saja peranmu sebaik mungkin. Mainkan peranmu sebagai hamba yang bersabar ketika Allah mengujimu dan mainkan peranmu sebagai hamba yang bersyukur ketika Allah mengangkatmu ke derajat yang lebih tinggi.

Bersabar dan Kuatkan Kesabaran
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung” (Ali Imran:200).
Bersabarlah ketika kau diuji dengan maksiat. Ketika kau dihadapkan dengan hal-hal yang membuat Dia tak lagi cinta atau ketika godaan-godaan syetan makin menggila saja. Minta kepada Allah agar dikuatkan di titik terkuat kita dan minta perlindungan dan penjagaan di titik terlemah kita.
Bersabarlah ketika diuji dengan musibah atau kesusahan, karena bisa jadi dari musibah itu syetan akan menggiring kita ke lembah kemaksiatan.
Terkadang manusia apabila ditimpa ujian berupa musibah, ia masih sanggup untuk bersabar. Namun, ketika diuji berupa kenikmatan dan kesenangan, hanya sedikit yang lolos dari ujian. Maka, kita juga meminta untuk senantiasa dikuatkan kesabarannya. Dikuatkan kesabaran dalam taat kepadaNya, untuk tetap teguh menjalankan perintahNya hingga Allah sendiri yang akan mengistirahatkan kita di peristirahatan hakiki, di surgaNya nanti.
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Qs Al Baqarah : 153).

Itulah mengapa sabar tiada berbatas, karena ketika aku bersabar, Allah bersamaku dan aku tidak ingin membatasi kebersamaanku denganNya. 

Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar