15 Des 2014

Musyawarah Anggota XXXI BPPI FEB UNS 2014

Surakarta, bppifebuns.blogspot.com - Senin (15/12). Badan Pengkajian dan Pengamalan Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (BPPI FEB UNS) mengadakan Musyawarah Anggota (Musang) ke-XXXI sebagai kegiatan pamungkas untuk menutup kepengurusan periode 2014. Musyawarah ini telah berlangsung sejak Senin 15 Desember 2014. Tujuan dari acara ini merupakan bentuk evaluasi kinerja BPPI selama satu periode kerja (2014).

"Satu periode keberjalanan BPPI akan dipertanggungjawabkan kepada anggota BPPI melalui Musang. Anggota BPPI meliputi seluruh mahasiswa Muslim FEB", ujar Hafid Tamimi, Ketua Umum BPPI FEB UNS periode 2014.

Anggota yang hadir dibagi menjadi dua yaitu aktif dan biasa. "Anggota aktif adalah pengurus BPPI, sedangkan anggota biasa merupakan mahasiswa Muslim FEB non-pengurus. Non-pengurus termasuk juga alumni yang tergabung dalam IKABI", lanjutnya.

Hafid meneruskan, hal-hal yang paling disorot dari evaluasi kali ini adalah ketercapaian visi dan misi BPPI periode 2014. "Ketercapaian nanti akan dinilai oleh evaluator, dan hari ini diumumkan apakah Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) diterima atau ditolak. Atau diterima dengan syarat. Dari adanya kegiatan Musang ini tampak kepedulian, kecintaan terhadap bidangnya masing-masing."

Evaluator yang hadir pada hari terakhir Musang XXXI ini adalah Deni Eko (Akuntansi 2011, Biro AAI FEB UNS), Punto Jatmiko (Ekonomi Pembangunan 2010), Rona Murni Hamdyah (Ekonomi Pembangunan 2010), dan Febrianto Endy Pratama (Ekonomi Pembangunan 2010). Keempatnya memberi penilaian terhadap LPJ tahun ini, juga didasarkan dari penilaian evaluator lain yang telah hadir di hari sebelumnya. Evaluator juga menjelaskan bagaimana penilaian tersebut didapat, sehingga dapat menjadi perbaikan di periode mendatang.

Acara selesai pada pukul 17.30 WIB dan ditutup dengan penyerahan hadiah dari evaluator sebagai bentuk inisiasi kepengurusan 2014, dari Ketua Umum BPPI FEB UNS 2013 Dananjaya Perdana kepada Hafid Tamimi. Bidang terbaik diraih oleh Kaderisasi dan Pembinaan, kemudian staff terbaik diraih oleh Didik Nugroho. (aryo)

Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar