4 Nov 2012

Ya Allah, Jauhkan Aku Dari Zina

Setiap fase kehidupan pasti ada kalanya kita salah dan khilaf. Oleh karena itu sudah saatnya bagi kita untuk bertaubat. Meningalkan perbuataan haram dan dosa, kemudian menutup diri dengan perbuatan yang baik dan bermanfaat.
Adapun cara-caranya, sebagai berikut:



Kuatkanlah semangat Bertaubat
Hidupkanlah semangat untuk bertaubat kepada Allah dengan maksimal, yaitu dengan menanamkan perasaan takut kepada Allah. Takut akan siksa-NYA dan kembali kapada dekapan ampunan-Nya

Tinggalkanlah teman yang buruk akhlaknya.
Perzinaan terjadi karena kita mulai menganggap dosa sebagai sesuatu yang biasa saja. Selain itu juga karena pergaulan yang selalu membuat kita merasa nyaman berbuat dosa. Oleh karena itu masalah memilih teman bukanlah soal yang mudah. Pilihlah Sahabat yang bisa menguatkan iman kita.

Segeralah mulai berubah .
Perubahan bisa dilakukan  secara bertahap. Dengan niat yang lurus dan selalu ingin untuk memperbaiki setiap apa yang sudah berlalu. Kebaikan bisa dimulai dari yang kecil. Dengan membiasakan amalan-amalan harian. Semakin lama kita akan  terbiasa untuk berbuat baik. Tidak larut dalam keburukan, tapi selalu brsinar dalam ketaatan.

Jangan Sungkan Untuk Bertanya
Bila ada hal yang membuat kita bingung dengan sesuatu, maka segeralah untuk bertanya . Proses berubah menjadi baik membutuhkan pembimbing dan guru. Kalau tidak begitu, kita tidak akan mampu mencari jalan yang benar. Cari guru yang bisa membimbing kita. Mengajari banyakilmu, tidak diam ketika kita berbuat salah, dan selalu menegur serta mengarahkan kita.

Bergabung dengan Komunitas
Sendirian itu tidak menyenangkan. Kita aka mudah berbuat dosa bila selalu sendirian. Karena kita tidak cukup mampu untuk menjaga hati dan keinginan. Bila bersama dengan teman, kita akan lebih terjaga dan terselamatkan. Karena setiap kali kita mau berbuat salah, pasti diingatkan oleh teman-teman lainnya.

Selamat datang dikehidupan yang baru, semoga Allah menghapus dosa-dosa-mu dan menjadikan sebagai hambaNya yang menghuni surga. Insya Allah.

Adapun firman bahwasanya kita harus belajar untuk setia kepada Allah dengan menghadapkan wajah kita kepada Allah Ta’ala. Yang diriwayatkan pada (QS. Ar-Rum:30) yang artinya : “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama Allah, (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya."


Sumber : Novel Burhan Shodiq

Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar