4 Nov 2012

Save Maryam


2 JUTA MUSLIM MURTAD SETIAP TAHUN DI INDONESIA!!
BEBERAPA TAHUN LAGI, MUSLIM TAK JADI MAYORITAS DI INDONESIA!!

Dalam video #SaveMaryam berdurasi hampir 5 menit ini, diterangkan bahwa keadaan umat muslim di Indonesia butuh suatu penanganan khusus dalam menyikapi gencaran Kristenisasi yang semakin menguat.



Rendahnya akses dalam mendapatkan pengetahuan tentang Islam, ditambah gencaran Kristenisasi dari luar dengan berbagai cara dan media, menjadikan generasi muslim Indonesia terancam dalam pemurtadan.



Pembahasan

Memang banyak yang mempertanyakan keabsahan dan kebenaran data dalam video SaveMaryam ini. Di antaranya adalah jumlah 2 juta muslim yang murtad setiap tahunnya. Selain itu, ada juga beberapa sanggahan lain mengenai video ini, seperti yang dipaparkan di sini.

Walaupun begitu, seharusnya kita tidak boleh lantas tenang-tenang saja. Walaupun Islam merupakan agama yang dianut mayoritas penduduk di Indonesia sampai saat ini, tetap saja intaian pemurtadan itu masih ada dan terus ada.

Jikalau tidak terjadi perpindahan agama, mereka akan melakukan berbagai macam hal agar menjauhkan umat muslim dari Islam. Mencitrakan Islam adalah ajaran yang membawa teror misalnya. Mempopulerkan budaya asing yang tak sejalan dengan Islam juga dilakukan agar umat muslim jauh dari Islam. Dengan semakin jauhnya kaum muslimin dari ajaran dan nilai Islam, maka akan menjadikan citra Islam juga turut luntur. Misal, ada umat Islam yang suka berkelahi lantaran perbedaan pendapat dalam agama yang sebenarnya masih bisa ditoleransi. Maka orang akan menilai kalau Islam tidak mengajarkan umatnya untuk berbuat baik dan kasih sayang.

Menyebarkan paham yang mendangkalkan aqidah Islam, seperti ‘semua agama sama’ dan ‘halalnya perkawinan beda agama’ juga turut berperan besar dalam pendangkalan aqidah umat Islam.


Solusi

Terlepas dari kritik terhadap video SaveMaryam ini, kita tetap harus waspada bahwa gerakan pemurtadan dan pendangkalan Islam di hati umat muslim terus berjalan dari waktu ke waktu. Lantas, bagaimana solusi mengatasi hal ini?

Pertama, semua umat Islam harus bersatu, khususnya semua lembaga dakwah dan organisasi Islam. Kita semua harus menanamkan dalam diri kita masing-masing bahwa semua organisasi dan lembaga yang ada hanyalah jembatan, bukan tujuan. Tujuan akhirnya tentu saja adalah Islam. Asalkan organisasi tersebut masih berada dalam koridor syari’at dan perbedaannya masih hanya dalam masalah khilafiyyah yang masih ditoleransi, maka kita tak boleh membeda-bedakan mereka, dan bahkan harus bekerja sama dengan mereka.

Kedua, memberikan keteladanan yang baik. Salah satu hal terbesar yang menjadikan citra Islam turun adalah kelakuan sebagian kaum muslimin yang menyimpang dari ajaran Islam. Missal, berkata-kata kasar, suka menonton film porno dan berjudi, bergaul dengan lawan jenis sampai melewati batas syari’at, mencuri sandal di masjid, dan lain-lain. Contoh nyatanya terjadi di dunia wanita. Beberapa muslimah nggak mau memakai kerudung karena alasannya yang penting berperilaku baik dulu karena si muslimah tadi melihat banyak cewek lain udah berkerudung, tapi tingkahnya kurang beradab. Jadi, berikanlah keteladanan kepada umat dengan perilaku yang penuh kasih sayang, ringan tangan dalam menolong sesama, murah senyum, dan lain sebagainya.

Ketiga, belajar Islam lebih dalam. Minimnya akses pengetahuan Islam menjadikan umat rawan akan bahaya pemurtadan. Dengan memiliki ilmu ke-Islam-an yang cukup, kita akan mudah melawan balik segala fitnah yang dilancarkan non-muslim terhadap Islam, juga menjelaskan kepada umat yang belum paham tentang agama mengenai keindahan Islam.

Keempat, gunakan media untuk mencitrakan Islam sebagai agama yang mengajarkan kasih sayang, bukan terror dan hal buruk lain. Tentu menggunakan media yang dibenarkan oleh syari’at Islam. Di zaman modern ini, media penunjang sudah lebih dari cukup untuk hal ini. Missal lewat jejaring sosial, media cetak, televisi, dan lain sebagainya.

Kelima, memberikan bantuan kepada lembaga dan organisasi Islam agar dapat menanggulangi gerakan pemurtadan dan pendangkalan aqidah ini. Bisa lewat tenaga, tulisan, dana, dan lain sebagainya. Jika belum bisa, minimal berdo’alah! Karena do’a adalah senjata umat Islam yang sering terlupa.

Adakah yang memiliki solusi lain? Silahkan dibagi kepada saudara muslim yang lain.

#Save Islam, Save Maryam

Wallahu a’lam.

Nilai Artikel

1 komentar :