29 Jun 2014

Edisi Ramadhan: Jadi Kangen Adzan Maghrib


Alhamdulillah akhirnya kita dipertemukan oleh Allah dengan bulan Ramadhan. Senang sekali rasanya menjalani hari-hari dimana Allah SWT membuka surga seluas-luasnya, menutup neraka serapat-rapatnya, dan membelenggu syetan sekuat-kuatnya. Kita juga menjalani hari-hari penuh berkah, ampunan, dan rahmat, serta keutamaan-keutamaan lain yang disuguhkan hanya di bulan Ramadhan.

Allah SWT telah berfirman dalam Q.S Al-Baqarah ayat 183 yang artinya:
Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”

Firman Allah inilah yang menjadi dasar dari disyariatkannya perintah puasa bagi umat muslim. Dengan diwajibkannya puasa Ramadhan berserta  segala keutamaan yang ditawarkan Allah kepada manusia ini menjadi sebuah kenikmatan yang sangat dinanti kedatangannya. Seluruh umat muslim di dunia bahagia karenanya. Senyum pun terpancar jelas dari muka manisnya. Segala keutamaan yang diberikan Allah ini adalah kenikmatan yang patut kita syukuri. Berbahagialah bagi sesiapa yang mampu memanfaatkannya dan merugilah bagi sesiapa yang tidak dapat mengambil manfaat darinya.

Menjalankan puasa berarti meninggalkan makan dan minum dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari. Nha yang paling penting adalah bagaimana kita mampu menjaga hawa nafsu kita untuk tidak melanggar perintah itu. Sobat sekalian pasti butuh makan kan?? Kalau ga makan sehari aja pasti udah puyeng (hehe). Inilah yang Allah inginkan, yaitu ingin menguji kepada hamba-Nya bagaimana manusia itu mampu menghindari sesuatu yang dilakukannya sehari-hari dan merupakan kebutuhan pokok.

Lebih dari itu momentum Ramadhan ini adalah ajang bagi kita untuk menjaga diri dari perbuatan dosa dan sia-sia. Karena sedikit saja kita melakukan perbuatan yang sia-sia, maka akan mengurangi pahala puasa kita. Nah, selama sebulan ini kita dilatih untuk menghindari tingkah, laku, ataupun sikap kita yang negative kemudian berganti dengan amalan-amalan yang bisa jadi susah kita lakukan di bulan-bulan selain bulan Ramadhan.

Jadi kangen adzan maghrib??? Ehmmm, boleh kangen asalkan waktu selama menunggu buka puasa itu kita gunakan untuk perbuatan yang bermanfaat. Jangan ngabuburit yang kagak jelas, yang jalan-jalan lah, yang maen musik lah, dsb.. Tetapi waktu-waktu kita menunggu berbuka puasa itu kita gunakan dengan membaca Al-Qur’an atau ikut majelis ilmu. Wah ketika seperti itu kangen kita terhadap adzan maghrib sudah terbayarkan tuh. No ngeluh, no males. Semoga Ramadhan kali ini lebih indah.

Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar