15 Mei 2013

Buanglah Pacar Pada Tempatnya!



Senin, 6 mei 2013 hari yang sangat cerah. Mentari menyinari seantero bumi dengan kehangatannya. Sedari pagi sms mulai bermunculan di HP ku. SMS jarkoman seperti biasanya, fiyuuuh. Tapi ada satu SMS jarkoman yang menarik dan nyentrik. SMS jarkoman BBM (Bincang-Bincang Muslimah) FE yang membedah buku “Buanglah pacar pada tempatnya”. Waduh kenapa harus dibuang? Apa mungkin pacar itu kadaluarsa? Dengan segala kebingungan menangkap maksud dari tema yang ditawarkan Bidang Kemuslimahan BPPI FE UNS ini akhirnya aku coba ikut dulu. lumayan dapat es kolak gratis, agak bosen juga kalo ada acara dapatnya snack kiloan hehehe ^^



Akhirnya aku melangkahkan kaki ku ke gedung 5 lantai 2. Ternyata disana sudah ada pembicaranya. Beliau adalah ASRI ISTIQOMAH. Lahir di Sragen, 29 September 1985. Beliau menyelesaikan kuliah di Ilmu Komunikasi FISIP UNS pada tahun 2008. Aktivitas beliau sekarang ini sebagai ibu rumah tangga, di samping bekerja di Indiva Media Kreasi sebagai Editor Chief (Pimpinan Redaksi + Editor Akuisisi). Aktivitas lain adalah menulis, trainer, berkreasi tangan dan di bergabung di Forum Lingkar Pena (FLP) Soloraya sebagai Ketua Umum. “wah pembicaranya sepertinya expert ni” gumamku dalam hati.


Diawal beliau bertanya pada peserta “Apa arti cinta menurut kamu?”. “Waduh apa ya mba? Aku sebenernya tau sih susah buat dijelaskan ni. Kata orang kan cinta itu ga ada definisinya :p” pikir ku. Ternyata cinta menurut KBBI adalah suka sekali, sayang benar, kasih sekali, Ingin sekali, berharap sekali, rindu. Sedangkan menurut Ibnu Qayyim cinta memiliki beberapa cirinya Ash-shafa wa al-bayadh (putih bersih), Al-’uluww wa azh-zhuhur (tinggi dan kelihatan), Al-luzum wa wa ast-tsubut (terus menerus dan konsisten), Lubb (inti/saripati sesuatu) dan Al-hifzh wa al-imsak (menjaga dan menahan). Sedangkan jenis-jenis cinta Menurut Ibnul Qayyim, yaitu :
  1. Cinta Syahwati adalah cinta yang berbasis syahwat, nafsu terdiri dari  Al ‘Isyqu (cinta lebay), Asy-Syajwu (cinta berakhir tragis), Al-Khilabah (Cinta boong-boongan), Al-Ghamarat (Cinta yang bikin oon), Al-Wahl (Cinta yang bikin Cemen), dan Al-Junun (Cinta yang bikin sinting). Kalo zaman sekarang contoh cinta syahwati itu Pacaran, TTM, HTS, Cinta Terlarang, CBSA, dan Virus merah saga
  2. Cinta Imani adalah cinta karena iman kepada Allah terdiri dari Mahabbatullah (Cinta kpd Allah), Mahabbatu maa yuhibbullah (cinta kpd hal-hal yang dicintai Allah), Al-Hubb lillah wa fillah (mencintai karena Allah dan dalam ketaatan kepada-Nya), dan Cinta yang sejalan dengan tabiat/fitrah. Cinta imani ini akan membawa kita pada kesempurnaan dien. Karena dengan mencintai seseorang karena Allah maka kita akan mendapatkan kebarokahan dalam setiap cinta yang kita berikan untuk seseorang dan cinta yang akan dapatkan dari seseorang yang istimewa tersebut. Untuk memupuk cinta imani ini kita perlu mengingat kembali adab bergaul dengan lawan jenis misalnya menutup aurat karena bisa menimbulkan banyak hal yang negatif, bicara seperlunya ga perlu obral gombal, ghadul bashar (menjaga pandangan) karena mata kita kadang masih jelalatan, tidak berkhalwat (berduaan), tidak ikhtilat (bercampur), tidak bersentuhan, tidak memasuki kamar/ruang pribadi, Interaksi bukan dalam rangka pribadi dan tidak melanggar jam malam biar bisa ada waktu belajar.
                Hal yang tak kalah pentingnya adalah Percaya JODOH bahwa kita harus membangun cinta dalam pernikahan bukan mencari cinta sebelum pernikahan dan mencari cinta yang DIBERKAHI, bukan mengejar cinta yang DIMURKAI Allah.

Tunggu BBM edisi berikutnya ya..




Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar