1 Nov 2012

Muslim Siap Bantu Korban Badai Sandy

Rabu pagi (31/10), badai Sandy telah menewaskan 101 warga AS dan menyebabkan 6,5 juta warga AS terputus dari layanan listrik. 



Walikota New York, Michael Bloomberg, menyatakan sedikitnya 18 warga tewas di New York saja. Ia menyebutkan, "Ini adalah badai yang sangat merusak. Barangkali badai terburuk dalam sejarah kita."


Pemerintah New York melaporkan kepolisian dan Garda Nasional telah menyelamatkan ratusan warga selama proses evakuasi setelah serangan badai Sandy. Sementara itu Dinas Pemadam Kebakaran New York bekerja keras untuk memadamkan kebakaran di 23 tempat di seluruh kota New York. Sampai saat ini sebagian titik kebakaran belum berhasil dipadamkan.

Hari Rabu kemarin merupakan hari ketiga serangan badai Sandy terhadap 13 negara bagian di wilayah pantai timur AS. Badai Sandy menyebabkan ledakan pembangkit listrik di Manhattan, sehingga menyebabkan 200 ribu rumah di kota New York tidak mendapatkan aliran listrik.

Badai Sandy juga meruntuhkan gedung 90 lantai di Central Park, New York. Sementara itu ratusan pemukiman dan gedung lainnya porak poranda oleh terjangan angin kencang. Seluruh jalur metro dan kereta api bawah tanah sendiri lumpuh total oleh kerusakan jalur transportasi dan banjir.

Pemerintah AS telah mengumumkan bahwa beberapa bandara internasional di New York dan New Jersey akan mulai beroperasi pada Rabu (31/10) setelah pembatalan 18 ribu jadwal penerbangan pada Senin dan Selasa.

Komunitas Muslim AS tidak tinggal diam ketika badai Sandy memporak-porandakan pantai Timur AS. Mereka menyiapkan bantuan guna diberikan kepada yang membutuhkan.

Zakat Foundation of America, sebuah badan amal Islam terkemuka di AS, telah menggalang sumbangan guna membantu para korban badai Sandy.

"Jutaan orang tanpa listrik, sekolah telah ditutup, kereta bawah tanah tidak beroperasi dan pekerja diminta untuk berada di rumah," kata juru bicara badan amal tersebut seperti dikutip onislam.net, Kamis (1/11).
Hal serupa juga dilakukan Tim Respon Bencana Amerika (DART) telah menyiapkan bala bantuan guna membantu para korban. Staf dan relawan telah menyiapkan lokasi mengungsi. Kepala badan amal Islam Jamaat-ud-Dawa di Pakistan, Mohammad Saeed mengatakan pihaknya telah menawarkan bantuan kepada para korban.

"Jika pemerintah AS mengizinkan, kami akan mengirimkan tim dokter, para ahli, makanan dan obat-obatan. Bantuan ini murni atas nama kemanusiaan," kata dia.Saeeed, yang diburu pemerintah India mengatakan adalah kewajiban setiap Muslim untuk membantu setiap orang apapun agamanya yang tengah mengalami kesulitan.

"Kami diajarkan untuk tidak membeda-bedakan bantuan hanya karena perbedaan agama dan keyakinan," kata dia. Sementara itu, sebagian warga AS terkejut dengan dampak yang disebabkan badai Sandy. Seorang akuntan, Joseph Warburton mengaku kesulitan mendapatkan air bersih dan gas.

"Saya mengalami kesulitan untuk menuju kantor karena banyak jalan masih terhalang pohon dan terowongan," kata dia.

Presiden Barack Obama, yang tengah berusaha mempertahankan jabatannya, akan mengunjungi sejumlah daerah yang terkena dampak para badai Sandy. Sebagai pemandu, ia menunjuk Gubernur New Jersey, Chris Christie, yang merupakan pendukung Mitt Romney.

Sumber : suaramedia.com

Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar