1 Apr 2015

Pemuda yang Amazing

PREMIERE Kajian Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFE)
26 Maret 2015
Oleh : Ust. Ihsan Fauzi
“Burn Your Spirit, Be an Amazing Teenager”

Pemuda yang Amazing

Bagaimana menjadi pemuda yang amazing? Bagaimana memunculkan keajaiban? Ada empat hal yang bisa kita lakukan :
1.      Syech Ahmad Yasin adalah seorang inspirator HAMAS sebuah gerakan perlawanan muslim Palestina yang dijajah oleh penjajah yahudi Soheh. Gerakan yang sangat ditakuti oleh militer terbaik dunia digerakkan oleh seorang tua renta, lumpuh dan duduk diatas kursi roda. Mungkin kita membayangkan ketika disebut Syech Ahmad Yasin adalah kita membayangkan seorang pemuda yang gagah, pemuda yang kuat, dan fisiknya luar biasa akan tetapi Syech Ahmad Yasin adalah  seorang tua renta berjenggot putih bekepala botak tanda beliau sangat cerdas duduk diatas kursi roda karena seluruh tubuhnya sudah lumpuh. Syech Ahmad Yasin saat itu masih muda, saat itu fisiknya masih kuat beliau berlomba bersama temannya, perlombaan itu adalah hand stand (kaki diatas kepala dan tangan dibawah) biasanya orang paling kuat 5 menit sudah bagus, 1 menit sudah bagus, 5 menit sudah amazing. Saat itu beliau mempunyai tekat yang kuat. Rahasia pertama adalah tekat yang kuat, kekuatan tekat mengalahkan segala keterbatasan. Ahmad Yasin waktu itu masih muda masih berusia 15/16tahun masih ABG mungkin masih labil, berlomba untuk siapa yang paling lama hand stand, 1 menit ada yang jatuh 3 menit ada yang jatuh, 5 menit sudah luar  biasa. Tapi Ahmad Yasin muda ini, bertahan 10, 20, 30 sampai hampir 1 jam beliau masih tahan walaupun darah sudah mengalir ke otaknya beliau menahan sambil gemetaran beliau masih tahan  tanda Ahmad Yasin tanda Ahmad Yasin muda ini mempunyai kekuatan tekat yang sangat kuat. Lalu kemudian setalah 1 jam bertahan dan akhirnya robohlah beliau  karena terlalu lama dan darah mengalir ke otaknya kemudian  seluruh tubuh beliau tidak bisa digerakkan dan akhirnya  lumpuh. Setelah lumpuh Ahmad Yasin sudah kehilangan seluruh fisiknya Allah sudah menakdirkan  beliau  sudah tidak punya kekuatan lagi beliau sudah tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya yang dulu atletis, tapi semangatnya masih membara  dan kemudian Syech Ahmad Yasin masih meneruskan pendidikannya hingga gelar sarjana memilih menjadi seorang guru. Syech Ahmad Yasin saat itu sangat inspiratif karena suaranya sangat lirih bahkan hampir tak terdengar tapi ketika dia menyuruh murid - muridnya untuk sholat malam, maka besoknya orang tua murid tersebut pada protes kepada  Syech Ahmad Yasin. Kenapa anaknya begadang tidak tidur semalaman hanya untuk menunggu momentum sholat malam. Ketika muridnya itu sangat terkesan dengan semangat, dengan tauji, dengan inspirasi Syech Ahmad Yasin  itu untuk sholat malam. Para murid tidak ingin kehilangan sholat malam sampai tidak tidur  menunggu sholat malam. Karena pelan lirik dan tak berdaya murid – murid beliau sanagt terkesan. Kemudian Syech Ahmad Yasin punya tekat dan kekuatan dan akhirnya beliau mendirikan sebuah gerakan HAMAS. Inspirator HAMAS ada dua orang yang pertama Syech Ahmad Yasin lumpuh seluruh badannya da berbicara lirih dan Syech Abdul Rahman seorang ulam yang buta. Dengan segala keterbatasan beliau Allah tunjukkan betapa kekuatan tekat kekuatan cita – cita dan menjadi inspirasi adalah gelombang yang luar biasa. Jadi yang pertama adalah mempunyai kekuatan tekat, inilah ciri seorang pemuda. Seorang pemuda itu tidak dinilai dari usiaanya  tapi dinilai dari apakan iya masih mempunyai semangat atau tidak. Jika sudah meredup semangat seorang pemuda maka percuma ia menjadi pemuda karena sudah tidak mempunyai semangat yang membara. Karena ciri seorang pemuda adalahan punya semangat yang membara. Semua itu mungkin, semua itu tidak ada yang tidak mungkin semua itu sangat mungkin . seperti contoh Syech Ahmad Yasin dan Syech Abdul Rahman yang mungkin berkebutuhan khusus ini tapi ketika menjadi kekuatan sangat menggetarkan.
2.      Mempersiapkan momentum - momentumnya dengan pesiapan terbaik. Ada sebuah rumus kepahlawanan yaitu persiapan kepemilikan momentum. Momentum jaman akan berulang – berulang tapi tidak semua orang akan menemukan momentumnya maka orang yang mempersiapkan momentum jamannya akan jadi pahlawan di jaman itu. Kita belajar dari Ir. Soekarno seorang pemuda yang saat itu sudah berdiskusi masalah politik membahas masalah Negara pada usianya yang masih belia. Ketika beliau menjadi mahasiswa di ITB beliau mempersaiapkan dengan berguru dengan Cokro Aminoto di Solo. Cokro Aminoto adalah guru adalah guru yang luar biasa, beliau mempersiapkan generasi jaman yang luar biasa beliau mempunyai tiga orang murid. Yaitu
Pertama          : Ir. Soekarno
Kedua              : Semaul
Ketiga              : Kartosuwiryo
 Cokro Aminoto melahirkan 3 tokoh besar yang semuanya mempersiapkan dirinya untuk memjadi pemimpin umat. Mereka melakukan cara yang berbeda beda untuk melakukan sesuatu yang terbaik untuk negeri ini. Kemudia kita juga belajar dari tokoh tokoh yang lain Soekarno misalnya yang sudah mempersiapkan  atau Moh. Hatta seorang pecinta buku, beliau menagatakan “penjarakan aku penjarakan aku  terserah selama lamanya  engka mau  tapi jangan samapai engkau pisahakan aku dari buku  karna walaupun engkau penjarakan akau  dan aku masih membaca buku maka aku merdeka” kata Moh. Hatta tahun 1930an. Pada tahun tersebut nenek” kita masih belum berfikir tentang buku dan masalah pengetahuan tapi Moh. Hatta sudah berfikir, maka 2015 bila kita masih berfikir tentang Solo berfikir Jawa Tengan tentang Indonesia maka kita akan kalah melompat dengan Moh. Hatta maka 1930 sudah samapai ke Belanda. Maka persiapkan momentum deangan sebaik – baiknya
3.      Ketika menemukan momentum itu  kerja keras  yang terbaik, rumus seorang muslim adalah melakukan sesuatu yang terbaik karena Allah menerima amal – amal  yang terbaik. Karena setiap muslim akan beramal untuk dipersembahkan kepada Allah SWT. Amal yang terbaik di setiap Sholat adalah Khusyuk dan Allah akan menerima sholat seorang yang khusyuk, Amal terbaik saat haji adalah mabrur dan Allah menerima amalan haji mabrur itu dengan ganjaran surgra, Allah juga menerima amalan  yang terbaik  dalam amal adalah IKHSAN. Ikhsan itu adalah melakukan amalan terbaik karena Allah. Ikhsan dalam panggung adalah totalitas, sama kuliah juga harus dengan ikhasan. Kuliah dengan ikhsan yang terbaik adalah A karna tidak mungkin kita mempersembahkan untuk Allah adalah C. Lakukan sesuatu itu yang terabaik, terperfect.
4.      Pasrahkan semuaanya kepada Allah karena Keajaiban akan muncul karena pertolongan Allah SWT. Lakukan urusan Allah maka Allah aka mengurusnya. Apa urusan Allah? Urusan Allah adalah DAKWAH, KEBAIKAN, KESHALIHAN, AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR. Contoh Nabi Ibrahim AS tidak menyangka, beliau hanya melakukan perintah Allah saja dan pasrah ketika menyembelih anaknya  beliau tidak tau kalau nanti diganti dengan biri – biri. Nabi Musa juga tidak tau bahwa tongkatnya dilempar itu jadi ular ketika dia ditantang oleh  tukang sihir, beliau tidak tahu tongkat itu buat apa. Allah memerintahkan untuk melempar tongkatnya dan beliau percaya pada kekuasaan Allah. Kemudian ketika Nabi Musa  dikejar sampai tepi laut kemudian Allah memerintahkan untuk memukulkan tongkatnya beliau percaya kepada Allah dan pasrahkan kepada Allah dan lakukan saja kemudian mencullah tujuh jalan dan Nabi Musa bisa lewat laut.


Nilai Artikel

0 comments :

Posting Komentar