OPEN RECRUITMENT BPPI FEB UNS 2017

Ayo ikut bersama Kami. Menjadi Mahasiswa Muslim yang Proaktif dan Inspiratif. BPPI 2017

RAMADHAN 1438 H

Ramadhan Awesome! Raih Ramadhan dengan Penuh Berkah, Mencari Taqwa. Ramadhan di Kampus.Coming Soon!!

One Step 2017

Jalan-Jalan, Penuh Pembelajaran, Home Stay, Games, Fun, Keakraban dan Islami. Coming Soon yak!

Ukhuwah Islamiyah

Karena ikatan ukhuwah begitu berharga.

Islam pasti akan menang!

Jangan bertanya,"Kapan Islam kembali berjaya?", karena cepat atau lambat Islam pasti menang. Tapi bertanyalah,"Apa peranmu dalam menyongsong kemenangannya?"

22 Jun 2011


Marketing Syariah, ad g sih?
Ap bedany ma marketing yg skrang qt kenal?
Ap keuntunganny?

Penasaran????

Ikuti KAFE, dgn tema "MARKETING SYARIAH"
insyaAllah, Kamis 23 juni 2011
at Ruan Sidang 2

Jangan lewatkan dapat ilmu gratis ini yak....:)
by BPPI-KEI-KMM

17 Jun 2011

KAFE

            Pada hari kamis, 16 Juni 2011 KAFE kembali hadir dengan membahas tentang cara-cara agar shalat kita khusuk. Acara ini dimulai setiap jam 4 sore hari kamis. KAFE kali ini bertempat di Ruang Sidang 2 FE UNS.
            Telah dijelaskan dalam acara ini bahwa shalat yang khusuk adalah sebuah hadiah dari Allah SWT. Allah SWT akan memberikan jalan untuk orang-orang yang akn diangkat derajatnya oleh Allah. Untuk mendapat hadiah tersebut, maka kita harus mengkondisikan diri agar berkonsentrasi penuh ketika shalat. Caranya adalah dengan melupakan sejenak segala aktivitas yang kita lakukan. Kemudian jangan menunda-nunda waktu shalat. Karena dengan menunda waktu shalat berarti ada hal yang lebih penting dari shalat itu, kecuali jika ada pada kondisi-kondisi syar’i. waktu untuk shalat juga jangan mepet. Hal ini dapat membuat shalat yang akan kita kerjakan akan terburu-buru. Yang terakhir adalah mengumpamakan shalat tersebut adalah shalat terakhir kita di dunia. Jika masih tidak dapat berkonsentrasi maka sebaiknya perbaiki juga niat dan cara kita berwudhu.
            Manfaat shalat diantaranya adalah :
  1. Membuat seseorang menjadi tenang.
  2. Digugurkan dosanya oleh Allah.
  3. Sebagai tanda syukur kita kepada Allah SWT.

13 Jun 2011

Jangan Sia-Siakan Usiamu


oleh Aidh Abdullah al-Qarni
Tiap-tiap sesuatu dapat dicari penggantinya,kecuali usia. Dan, tiap-tiap sesuatu bila telah lenyap, adakalanya dapat dikembalikan melalui suatu jalan atau lainnya, kecuali usia. Karena apa yang telah berlalu dari usia tidak dapat dikembalikan dan ia pergi untuk selamanya.

Apa yang sudah berlalu dari usia, berarti lenyap yang diharapkan masih belum pasti, dan bagimu hanyalah saat sekarang yang sedang dijalani.
Ibnu Abbas ra telah menceritakan bahwa Rasulullah shallahu alaihi was sallam pernah bersabda: "Ada dua nikmat yang keduanya memperdaya kebanyakan manusia,yaitu sehat dan waktu luang." (HR. Muslim)

Hal yang paling menyia-nyiakan usia adalah melakukan kedurhakan. Ulama salaf yang shalih sangat antusias dalam memelihara usia dan menggunakan sebaik-baiknya. Apabila menggunakan usianya untuk maksiat, berarti lenyaplah dunia dan akhiratnya. Semoga Allah melindungi kita dari kedurhakaan.

Sesungguhnya ulama salaf dahulu menjauhi banyak hal yang diperbolehkan karna kawatir terjerumus ke dalam hal yang dimakruhkan. Berbeda dengan kita sekarang, sesungguhnyakit tidak ragu lagi mengerjakan kedurhakaan, bukan lagi sekadar hal-hal yang diperbolehkan.Semoga Allah mengampuni kita semua.
Pernah dikatakan kepada Kanzun Ibnu Wabrah, salah seorang ahli ibadah: "Duduklah bersama kami", maka ia menjawab: "Tahanlah matahari!" Yakni agar tidak datang dan pergi menggerogoti usia.

Kita datang dan pergi untu keperlulan kita,
dan keperluan orang hidup iut tiada habisnya,
akan berhentilah keperluan seseorang dengan kematiannya,
selama seseorang masih hidup,
perputaran siang dan malam hari,
telah membuat anak kecil beruban dan oran tua mati,
bila malam telah membuat tua siang harinya,
datanglah sesudahnya siang hari yang muda.


Orang-orang yang menyia-nyiakan umurnya dalam kehidupan di dunia, dan durhaka kepada Allah Ta'ala, dan tidak mau bertaubat, maka hanya kebinasaan ketika nanti di akhirat, dan tidak ada lagi pintu taubat baginya. Wallahu'alam.


9 Jun 2011

RIYA'

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda,

"sesungguhnya orang yang akan pertama kali di adili adalah orang yang mati dijalan Allah (dalam perang Fisabilillah). orang itu didatangkan, lalu Allah mengingatkannya tentang nikmat-nikmat yang telah Allah berikan padanya dan ia pun mengakuinya. lalu Allah bert...anya, 'apa yang telah engkau lakukan dengan segala nikmat itu?' Ia menjawab, 'saya telah berperang di jalanmu hingga mati syahid' Allah menjawab, 'Engkau berdusta. tapi engkau melakukan itu supaya dikatakan orang bahwa engkau adalah seorang pemberani dan itu sudah dikatakan orang' Kemudian Allah memerintahkan kepada malaikat agar menyeret orang itu pada wajahnya lalu dilemparkan kedalam neraka.Kemudian didatangkan pula seorang laki-laki yang telah diberi oleh Allah kelapangan dan harta kekayaan yang banyak. Allah mengingatkannya tentang nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepadannya dan ia mengakuinya. Lalu Allah bertanya, 'Apa yang telah kamu lakukan dengan segala nikmat itu?' Ia menjawab, 'saya tidak meninggalkan satu jalanpun yang Engkau sukai saya menginfakan harta disana melainkan saya menginfakan harta disana hanya karena-Mu.' Allah menjawab, 'Engkau telah nerdusta. Tetapi engkau melakukan itu hanya demi mengharap pujian orang, supaya dikatakan bahwa engkau adalah seorang dermawan, dan itu sudah dikatakan orang!' Kemudian Allah memerintahkan kepada malaikat agar menyeret orang itu pada wajahnya lalu dilemparkan dalam neraka. Lalu didatangkan pula seorang yang mempelajari ilmu , mengajarkannya dan membaca Al-Qur'an. Allah mengingatkannya tentang nuikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepadanya dan ia pun mengakuinya. Lalu Allah bertanya, 'Apa yang telah kamu lakyukan dengan nikmat itu?' Ia menjawab, 'saya belajar ilmu dan mengajarkannya, serta membaca Al-Qur'an karena-Mu.' Allah menhjawab , 'Engkau berdusta, tetapi engkau belajar dengan maksud supaya dikatakan orang-orang bahwa engkau adalah orang alim, dan engkau membaca Al-Qur'an dengan maksud agar dikatakan qari'!' Kemudian Allah memerinyahkan kepada malaikat agar menyeret orang itu pada wajahnya lalu dilemparkan kedalam neraka.

dari tiga kondisi yang terdapat dalam hadits diatas, JIHAD, SODHAKOH, MENUNTUT ILMU & MENGAJARKANNYA, SERTA MEMBACA AL-QUR'AN dan lain2, jelas segala sesuatu yang dilakukan dengan niat untuk dipuji oleh orang lain tempatnya adalah dineraka.

2 Jun 2011

Sedikit Berbagi Ilmu...

Bismillahirrahmanirrahim..

Bagi temen2 sekalian yg ingin belajar tahsin (perbaikan bacaan Al Qur'an) & tahfizh (penghafalan Al Qur'an) sederhana, silakan hubungi nomor di bawah ini.

083893247141 (Hakim -Akuntansi FE UNS 09'-)

Apa yg bisa temen2 pelajari? Nih, antara lain:

  • Mengetahui 3 konsep dasar bacaan tartil
  • Makharijul Huruf (tempat2 keluar huruf2 hijaiyah)
  • Shifatul Huruf (sifat2 huruf hijaiyah)
  • Konsep sederhana bacaan fasih
  • Metode sederhana menghafal Al Qur'an
  • Dan mungkin hal2 lain yg bisa ditambahkan..

GRATISS.. Tidak usah pake biaya sepeser pun..

NB: Khusus ikhwan ya, bkn utk akhwat, krn yg ngajar jg ikhwan.. hehe

Syukron jazakumullah atas perhatiannya, semoga Allah memudahkan... ^_^

Kumpulan Wasiat Spiritual dari Generasi Salaf

WASIAT-WASIAT GENERASI SALAF

Allah Ta`ala berfirman dalam kitab-Nya:

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara
orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan
baik, Allah ridha kepada mereka dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga,
di bawahnya banyak sungai mengalir; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Itulah kemenangan yang besar. (QS. At-taubah : 100)


Dalam ayat di atas Allah Subhanahu wa Ta`ala memberi pujian kepada para
sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dalam kebaikan. Merekalah
generasi terbaik yang dipilih oleh Allah sebagai pendamping nabi-Nya dalam
mengemban risalah ilahi.


Pujian Allah tersebut, sudah cukup sebagai bukti keutamaan atau kelebihan
mereka. Merekalah generasi salaf yang disebut sebagai generasi Rabbani yang
selalu mengikuti jejak langkah Rasulullah Shallallahu `alaihiwa sallam.


Dengan menapak tilasi jejak merekalah, generasi akhir umat ini akan bisa
meraih kembali masa keemasannya. Sebagaimana dikatakan oleh Imam Malik
rahimahullah, Tidak akan baik generasi akhir umat ini kecuali dengan apa yang
membuat generasi awalnya menjadi baik. Sungguh sebuah ucapan yang pantas
ditulis dengan tinta emas. Jikalau umat ini mengambil generasi terbaik itu
sebagai teladan dalam segala aspek kehidupan niscaya kebahagiaan akan
menyongsong mereka.


Dalam kesempatan kali ini, kami akan mengupas bagaimana para salaf menyucikan
jiwa mereka, yang kami nukil dari petikan kata-kata mutiara dan hikmah yang
sangat berguna bagi kita.


Salaf dan Tazkiyatun Nufus

Salah satu sisi ajaran agama yang tidak boleh terlupakan adalah tazkiyatun
nufus (penyucian jiwa). Allah selalu menyebutan tazkiyatun nufus bersama
dengan ilmu. Allah berfirman:


Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan
ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al-
Kitab dan Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.
(QS. Al-Baqarah : 151)


Artinya, ilmu itu bisa jadi bumerang bila tidak disertai dengan tazkiyatun
nufus. Oleh sebab itu dapat kita temui dalam biografi ulama salaf tentang
kezuhudan, keikhlasan, ketawadhu`an dan kebersihan jiwa mereka. Begitulah,
mereka selalu saling mengingatkan tentang urgensi tazkiyatun nufus ini. Dari
situ kita dapati ucapan-ucapan ulama salaf sangat menghunjam ke dalam hati dan
penuh dengan hikmah. Hamdun bin Ahmad pernah ditanya: Mengapa ucapan-ucapan
para salaf lebih bermanfaat daripada ucapan-ucapan kita? beliau menjawab:
Karena mereka berbicara untuk kemuliaan Islam, keselamatan jiwa dan mencari
ridha Ar-Rahman, sementara kita berbicara untuk kemuliaan diri, mengejar dunia
dan mencari ridha manusia!


Salaf dan Kegigihan Dalam Menuntut Ilmu

Imam Adz-Dzahabi berkata: Ya`qub bin Ishaq Al-Harawi menceritakan dari Shalih
bin Muhammad Al-Hafizh, bahwa ia mendengar Hisyam bin Ammar berkata: Saya
datang menemui Imam Malik, lalu saya katakan kepadanya: Sampaikanlah kepadaku
beberapa hadits! Beliau berkata: Bacalah!
Tidak, namun tuanlah yang membacakannya kepadaku! jawabku.
Bacalah! kata Imam Malik lagi. Namun aku terus menyanggah beliau. Akhirnya ia
berkata: Hai pelayan, kemarilah! Bawalah orang ini dan pukul dia lima belas
kali! Lalu pelayan itu membawaku dan memukulku lima belas cambukan. Kemudian
ia membawaku kembali kepada beliau. Pelayan itu berkata: Saya telah
mencambuknya! Maka aku berkata kepada beliau: Mengapa tuan menzhalimi diriku?
tuan telah mencambukku lima belas kali tanpa ada kesalahan yang kuperbuat? Aku
tidak sudi memaafkan tuan!
Apa tebusannya? tanya beliau.
Tebusannya adalah tuan harus membacakan untukku sebanyak lima belas hadits!
jawabku. Maka beliaupun membacakan lima belas hadits untukku. Lalu kukatakan
kepada beliau: Tuan boleh memukul saya lagi, asalkan tuan menambah hadits
untukku! Imam Malik hanya tertawa dan berkata: Pergilah!


Salaf dan Keikhlasan

Generasi salaf adalah generasi yang sangat menjaga aktivitas hati. Seorang
lelaki pernah bertanya kepada Tamim Ad-Daari tentang shalat malam beliau.
Dengan marah ia berkata: Demi Allah satu rakaat yang kukerjakan di tengah
malam secara tersembunyi, lebih kusukai daripada shalat semalam suntuk
kemudian pagi harinya kuceritakan kepada orang-orang!


Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari
ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak!


Mereka tahu bahwa hanya dengan keikhlasan, manusia akan mengikuti,
mendengarkan dan mencintai mereka. Imam Mujahid pernah berkata: Apabila
seorang hamba menghadapkan hatinya kepada Allah, maka Allah akan menghadapkan
hati manusia kepadanya.


Memang diakui, menjaga amalan hati sangat berat karena diri seakan-akan tidak
mendapat bagian apapun darinya. Sahal bin Abdullah berkata: Tidak ada satu
perkara yang lebih berat atas jiwa daripada niat ikhlas, karena ia (seakan-
akan -red.) tidak mendapat bagian apapun darinya.


Sehingga Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang
mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha
Allah!


Mereka juga sangat menjauhkan diri dari sifat-sifat yang dapat merusak
keikhlasan, seperti gila popularitas, gila kedudukan, suka dipuji dan diangkat-
angkat.


Ayyub As-Sikhtiyaani berkata: Seorang hamba tidak dikatakan berlaku jujur jika
ia masih suka popularitas. Yahya bin Muadz berkata: Tidak akan beruntung orang
yang memiliki sifat gila kedudukan. Abu Utsman Sa`id bin Al-Haddad berkata:
Tidak ada perkara yang memalingkan seseorang dari Allah melebihi gila pujian
dan gila sanjungan.


Oleh karena itulah ulama salaf sangat mewasiatkan keikhlasan niat kepada murid-
muridnya. Ar-Rabi` bin Shabih menuturkan: Suatu ketika, kami hadir dalam
majelis Al-Hasan Al-Bashri, kala itu beliau tengah memberi wejangan. Tiba-tiba
salah seorang hadirin menangis tersedu-sedu. Al-Hasan berkata kepadanya: Demi
Allah, pada Hari Kiamat Allah akan menanyakan apa tujuan anda menangis pada
saat ini!


Salaf dan Taubat

Setiap Bani Adam pasti bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah
yang segera bertaubat kepada Allah. Demikianlah yang disebutkan Rasulullah n
dalam sebuah hadits shahih. Generasi salaf adalah orang yang terdepan dalam
masalah ini!


`Aisyah berkata: Beruntunglah bagi orang yang buku catatan amalnya banyak
diisi dengan istighfar. Al-Hasan Al-Bashri pernah berpesan: Perbanyaklah
istighfar di rumah kalian, di depan hidangan kalian, di jalan, di pasar dan
dalam majelis-majelis kalian dan dimana saja kalian berada! Karena kalian
tidak tahu kapan turunnya ampunan!


Tangis Generasi Salaf

Generasi salaf adalah generasi yang memiliki hati yang amat lembut. Sehingga
hati mereka mudah tergugah dan menangis karena takut kepada Allah Subhanahu wa
Ta`ala. Terlebih tatkala membaca ayat-ayat suci Al-Qur`an.


Ketika membaca firman Allah: Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu (QS. Al-
Ahzab : 33) `Aisyah menangis tersedu-sedu hingga basahlah pakaiannya.


Demikian pula Ibnu Umar , ketika membaca ayat yang artinya: Belumkah datang
waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat
Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). (QS. Al-Hadid :
16) Beliau menangis hingga tiada kuasa menahan tangisnya.


Ketika beliau membaca surat Al-Muthaffifin setelah sampai pada ayat yang
artinya: Pada suatu hari yang besar, (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri
menghadap Rabb semesta alam. (QS. Al-Muthaffifiin : 5-6) Beliau menangis dan
bertambah keras tangis beliau sehingga tidak mampu meneruskan bacaannya.


Salaf dan Tawadhu`

Pernah disebut-sebut tentang tawadhu` di hadapan Al-Hasan Al-Bashri, namun
beliau diam saja. Ketika orang-orang mendesaknya berbicara ia berkata kepada
mereka: saya lihat kalian banyak bercerita tentang tawadhu`! Mereka berkata:
Apa itu tawadhu` wahai Abu Sa`id? Beliau menjawab: Yaitu setiap kali ia keluar
rumah dan bertemu seorang muslim ia selalu menyangka bahwa orang itu lebih
baik daripada dirinya.


Ibnul Mubarak pernah ditanya tentang sebuah masalah di hadapan Sufyan bin
Uyainah, ia berkata: Kami dilarang berbicara di hadapan orang-orang yang lebih
senior dari kami.


Al-Fudhail bin Iyadh pernah ditanya: Apa itu tawadhu`? Ia menjawab: Yaitu
engkau tunduk kepada kebenaran!


Mutharrif bin Abdillah berkata: Tidak ada seorangpun yang memujiku kecuali
diriku merasa semakin kecil.


Salaf dan Sifat Santun

Pada suatu malam yang gelap Umar bin Abdul Aziz memasuki masjid. Ia melewati
seorang lelaki yang tengah tidur nyenyak. Lelaki itu terbangun dan berkata:
Apakah engkau gila! Umar menjawab: Tidak. Namun para pengawal berusaha
meringkus lelaki itu. Namun Umar bin Abdul Aziz mencegah mereka seraya
berkata: Dia hanya bertanya: Apakah engkau gila! dan saya jawab: Tidak.


Seorang lelaki melapor kepada Wahab bin Munabbih: Sesungguhnya Fulan telah
mencaci engkau! Ia menjawab: Kelihatannya setan tidak menemukan kurir selain
engkau!


Salaf dan Sifat Zuhud

Yusuf bin Asbath pernah mendengar Sufyan Ats-Tsauri berkata: Aku tidak pernah
melihat kezuhudan yang lebih sulit daripada kezuhudan terhadap kekuasaan. Kita
banyak menemui orang-orang yang zuhud dalam masalah makanan, minuman, harta
dan pakaian. Namun ketika diberikan kekuasaan kepadanya maka iapun akan
mempertahankan dan berani bermusuhan demi membelanya.


Imam Ahmad pernah ditanya tentang seorang lelaki yang memiliki seribu dinar
apakah termasuk zuhud? Beliau menjawab: Bisa saja, asalkan ia tidak terlalu
gembira bila bertambah dan tidak terlalu bersedih jika berkurang.


Demikianlah beberapa petikan mutiara salaf yang insya Allah berguna bagi kita
dalam menuju proses penyucian jiwa. Semoga Allah senantiasa memberi kita
kekuatan dalam meniti jejak generasi salaf dalam setiap aspek kehidupan.


Sumber:
http://ita081325537150.wordpress.com/2009/08/31/

19 Mei 2011

KAFE

Kata Ayah, bersalaman dengan lawan jenis yang bukan mahram itu gag boleh.
Kata Ibu, boncengan dengan lawan jenis yang bukan mahram juga gag boleh...

Hmm,,ini gag boleh, itu gag boleh, trus apa yang dibolehkan dalam ISLAM???

......Nah,,Temukan jawabannya hanya di KAFE (Kajian rutin FE) !!
>> MENU SPECIAL !!
* Tema : " Gue Cowok, Loe Cewek,,So, gimana c seharusnya berinteraksi??"
* Kamis, 19 Mei 2011
* Jam 15.45 WIB
* Di Depan Aula FE UNS
* Dapatkan : Ilmu, Snack, ukhuwah.
* FREE !!

>> MENU FAVOURITE !!
* Tema : "Sudah HALAL-kah transaksi kita??"
* Kamis, 26 Mei 2011
* Jam 15.45 WIB
* Di Ruang Sidang 2
* Dapatkan : Ilmu, Snack, ukhuwah.
* FREE !!

Tunggu apa lagi, SEGERA BERGABUNG & AJAK TEMAN SEBANYAK-BANYAKNYA!!

Prodly Present BY: BPPI-KEI-KMM FE UNS

17 Mei 2011

KERJASAMA MUSLIM

"Artinya : Dan tolong menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran". Qs. Al-Ma'idah : 2

Dikatakan bahwa wajib bekerjasama dengan setiap jama'ah-jama'ah Islam, walaupun berbeda-beda dalam manhaj dan cara dakwah mereka
bagaimana kaidah dalam kerjasama ini ?

Jawabannya:
Yang wajib adalah bekerja sama dengan jama'ah-jama'ah yang berjalan di atas manhaj Kitab dan Sunnah dan apa yang ditempuh oleh Salaful Ummah, di dalam berdakwah kepada tauhidullah, mengikhlaskan ibadah semata-mata kepadanya, melarang dari kesyirikan, bid'ah, dan kemakshiatan, serta menasehati jama'ah-jama'ah yang menyeleweng tersebut dari manhaj yang benar.

Jika jama'ah-jama'ah tersebut kembali kepada kebenaran, maka boleh bekerja sama dengannya, jika mereka berketatapan hati untuk terus dalam penyelewengan, maka wajib dijauhi, dan berpegang teguh dengan Kitab dan Sunnah. Dan kerja sama dengan jama'ah-jama'ah yang berpegang teguh dengan Kitab dan Sunnah, adalah dalam segala hal yang mengandung kebaikan dan ketaqwaan, dalam hal pertemuan-pertemuan, muktamar-muktamar, taklim-taklim, ceramah-ceramah, dan segala hal yang bermanfaat kepada Islam dan kaum muslimin.

http://almanhaj.or.id

Soal Kuliner Halal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga

Hidayatullah.com–Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk Muslim, sudah selayaknya di Indonesia tersedia produk pangan, obat-obatan, dan kosmetika yang halal. Dalam bidang kepariwisataan ketersediaan kuliner halal juga semestinya menjadi perhatian banyak pihak. Karena tersedianya kuliner halal ini diyakini dapat mendongrak kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.
Berangkat dari persoalan ini, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagai lembaga terpercaya dalam melakukan sertifikasi halal menyelenggarakan seminar bertajuk “Ketersediaan Kuliner Halal dalam Menyukseskan Visit Indonesia”.
Dalam rilisnya yang diterima hidayatullah.com, LPPOM MUI menyebutkan jika ketersediaan kuliner halal merupakan salah satu strategi untuk menarik minat wisatawan asing. LPPOM MUI memberikan contoh negara-negara tetangga yang sangat maju dalam penyediaan kuliner halal di bidang kepariwisataan. Negara-negara itu antara lain, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, dan Singapura.
Seminar yang berlangsung Rabu, 6 April 2011di Hall D JIEXPO Kemayoran, Jakarta ini menghadirkan pembicara, antara lain dari Kementerian dan Kebudayaan RI, LPPOM MUI, PHRI, APJI, dam Asosiasi Chef Profesional.
Selain itu, pada kesempatan ini pula LPPOM juga meluncurkan Halal Directory 2011, sosialisasi program Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2011, dan penyerahan Sertifikat Sistem Jaminan Halal (SJH) kepada PT Unilever Indonesia Tbk yang dinyatakan lulus audit halal.
PT Unilever merupakan perusahaan pertama yang memperoleh Sertifikat Halal dari LPPOM MUI pada April 1994.Knapa bisa demikian???? pikirkanlah baik-baik dalam diri kita msing-masing...

Rep: Ibnu Syafaat
Red: Cholis Akbar

12 Mei 2011

KAFE

BPPI mengadakan Kajian Fakultas Ekonomi (KAFE)
pengen tau tentang NII
apa seh mereka,bahaya nya apa buat kita ?
ikuti kajian FAK ekonomi 12 mei 2011@gedung baru FAK ekonomi
pkl 15.45
dengan tema "BAHAYA, NIIMENGINTAI KITA"
DAPATKAN ILMU, TEMAN,SNACK
GRATIZZZZZZ
AJAK TEMEN2 YA

Kerjasama BPPI, Kei FE UNS & KMM D3

11 Mei 2011

Hafalan Alquran Dapat Mencegah Berbagai Penyakit

Berikut ini adalah manfaat-manfaat hafalan Al-Qur’an, seperti yang penulis dan orang lain rasakan:

1. Pikiran yang jernih.
2. Kekuatan memori.
3. Ketenangan dan stabilitas psikologis.
4. Senang dan bahagia.
5. Terbebas dari takut, sedih dan cemas.
6. Mampu berbicara di depan publik.
7. Mampu membangun hubungan sosial yang lebih baik dan memperoleh kepercayaan dari orang lain.
8. Terbebas dari penyakit akut.
9. Dapat meningkatkan IQ.
10. Memiliki kekuatan dan ketenangan psikilogis.

Karena itu Allah berfirman, “Sebenarnya, Al Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang lalim.” (QS Al-‘Ankabut [29]: 49)

4 Mei 2011

KAFE Spesial

assalammu'alaykum kawan mahasiswa muslim FAKULTS EKONOMI UNS
KEMBALI HADIR KAFE FE UNS !!!!

rasakan nikmatnya menu santapan rohani di KAFE FE UNS
KAFE yang bukan sembarang KAFE
KAFE yang menyediakan semua yang bisa bikin kamu, kamu dan kamu menikmti lezatnya menu-menu iman dan islam
1. menyediakan menu spesial dari BPPI, KMM, KEI
2. disajikan tiap hari Kamis jam 15.30 @Ruang Sidang II FE UNS atau menyesuaikan

Special Edition Menyambut Milad KEI FE UNS
ayoo rame2 ajak teman-temanmu buat hadir di KAFE

Kamis 5 Mei 2011 @RS II
tema : liberalisasi ekonomi dari sudut pandang islam

dengan kejutan-kejutan menarik didalamnya
mau tau???
makanya ayo tongkrongin KAFE FE UNS
yang ngaku anak ekonomi ayo datang ^^

Wajib Atas Setiap Muslim Menerapkan Hukum Allah Dalam Segala Aspek Sesuai Dengan Kemampuannya

Kewajiban setiap muslim adalah beramal sesuai dengan kemampuannya, Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai kesanggupannya. Menegakkan tauhid dan ibadah yang benar tidak mesti disertai dengan menegakkan daulah Islamiyah di negeri-negeri yang tidak berhukum dengan apa-apa yang Allah turunkan, karena hukum Allah yang pertama kali wajib ditegakkan adalah menegakkan tauhid. Dan tidak diragukan lagi, ada perkara-perkara khusus yang terjadi pada sebagian masa, yaitu uzlah (mengasingkan diri) lebih baik daripada bercampur baur, sehingga seorang muslim mengasingkan diri di suatu lembah atau tempat terpencil, dan dia beribadah kepada Rabbnya, selamat dari kejahatan manusia kepadanya dan dari kejahatan dirinya kepada manusia. Perkara ini terdapat dalam hadits-hadits yang sangat banyak, meskipun hukum asalnya seperti terdapat dalam hadits ibnu Umar Radhiyallahu 'anhuma.

"Artinya : Orang mukmin yang bergaul dengan manusia dan sabar terhadap kejahatan mereka lebih baik daripada orang mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar terhadap kejahatan mereka" [1]

Maka, daulah Islamiyah -tidak diragukan- sebagai sarana untuk menegakkan hukum Allah di bumi, dan bukan tujuan.


Dan termasuk hal yang mengherankan telah menimpa kepada sebagian da'i yaitu : Mereka memberikan perhatian kepada perkara-perkara yang tidak mampu dilaksanakan dan meninggalkan kewajiban yang mudah bagi mereka untuk melaksanakannya !! Yaitu dengan berjihad melawan hawa nafsu mereka sebagaimana yang dikatakan oleh seorang da'i muslim yang memberi wasiat kepada para pengikutnya dengan ucapannya :

"Artinya : Tegakkan daulah Islam dalam diri-diri kalian, niscaya akan tegak daulah Islam itu di bumi kalian".

29 Apr 2011

launching Tahsin dan tahfidz

Bersama Ustat Rudi al-Hafidz
Jum'at 29 April 2011
di Ruang Sidang2 FE UNS
Teruntuk Pengurus BPPI

dan Umum

Mari kita Tumbuhkan semangat Mempelajari Al Quran

Kajian Fakultas Ekonomi (KaFE)

Bersyukur Dalam Luang Maupun Sempit

kemarin kamis 28 April 2011 kembali mengadakan kajian rutinnya yang bertema “Bersyukur Dalam Luang Maupun Sempit”. Kajian yang bertempat pada ruang sidang 2 FE ini dimulai pada pukul 15.45 WIB dan diisi oleh Ustadz Krisna.

Isi dari kajian ini diantaranya adalah membahas tentang bagaimana memposisikan diri untuk selalu bersyukur. Pada dasarnya syukur merupakan salah satu bagian dari iman, sedangkan bagian yang lainnya adalah sabar. Sebagai seorang muslim kita diwajibkan untuk selalu bersyukur pada setiap nikmat yang telah kita dapat. Dan ketika kita sedang ditimpa musibah kita harus sabar dalam menghadapinya. Syaitan dapat menggangu manusia dari segala arah. Untuk itu kita butuh sebuah “perisai” untuk melindungi diri. Bersyukur adalah salah satu bentuk “perisai” yang dapat kita gunakan untuk melindungi diri kita dari godaan syaitan yang terkutuk.

27 Apr 2011

MADRASAH BPPI 4

senin tanggal 25 april 2011
masjid Nurul Huda dilantai 1 BAGIANM sELATAN.
Pukul 16.00 WIB
oleh Ustadz Kholid, S.H.
Sirah Nabawiyah.

Dalam kesempatan kali ini, Ustadz Kholid membahas
Aspek-aspek persiapan sebelum rasulullah diangkat:
1. Ruhiyah
2. Psiqologis
3. Finansial
4. Fisik

Dan ujian-ujian yang dilalui oleh Rasulullah SAW sebelum beliau diangkat menjadi Rasul. Setelah itu dibahas pula mengenai proses penurunan shalat kepada beliau. Kemudian Rasulullah mengajarkan shalat kepada istri dan sahabat-sahabat beliau yang sudah memeluk agama islam.

25 Apr 2011

Madrasah BPPI

Temen2 BPPI jangan lupa y....

Hari ini ada apa??
Ada Madrasah Tempatny di NH lantai 1 sebelah selatan
Pembicara Ust Kholid
Materi Lanjutan Sirah Nabawiyah

ilmu itu sangat mahal temen2, jd jangan disia2kn yang gratisan ni

ok.

21 Apr 2011

PALESTINA BUMI ISLAM

Hati kami seolah2 terkoyaK mendengar rintihan MU
Tubuh kami pun turut merinding mendengar jeritan mu.

PALESTINA!!!

OH... PALESTINA
Kapan? sampai kapan?
Tanah ini
Bumi para rosul ini
Akan kembali menampakkan senyumannya, akan kembali terelihat indahnya kubah al Aqsa yang menjadi kebanggaan umat muslim di dunia.

ya.... Allah Engakaulah yang maha Kuasa, Engkau yang maha Adil
Kami yakin akan janji mu.
kebebasan PALESTINA akan datang, sabarkanlah saudara-saudara kami yang sedang berjuang demi keyakinan dan harga diri agama mu.

jadikanlah kami bagian dari mereka, meskipun raga ini belum bisa menyentuh bumi PALESINA, namun hati dan ruh ini selalu berda di sana.

SAVE PALESTINA
PALESTINA TANAH KITA JUGA