Pages - Menu

Pages

9 Des 2013

Menyibak Kabut Kontroversi Sultan Mughal Keenam, Aurangzeb Alamgir



Turki Utsmani? Sudah banyak yang telah menceritakan mengenai kesultanan tersebut. Padahal di era tersebut, bukan hanya Turki Utsmani saja kesultanan Islam yang memiliki pengaruh besar di dunia. Salah satu kesultanan Islam selain Turki Utsmani yang juga memiliki pengaruh besar adalah Kesultanan Mughal (Moghul).  

http://kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2013/05/764px-Asif_tomb.jpg

Mughal adalah kesultanan Islam di anak benua India, dengan Delhi sebagai ibu kotanya, berdiri antara tahun 1526 -1858 M. Kerajaan ini didirikan oleh Zahiruddin Muhammad Babur. Di antara raja-raja Mughal yang membawa kerajaan ini mencapai masa keemasannya adalah Aurangzeb Alamgir yang memerintah 1658 – 1707 M. Dalam sejarah, ia terkesan sebagai sosok yang kontroversial, seorang raja yang agamis, namun di sisi lain sebagian sejarawan mengatakan kebijakan-kebijakannya sangat bertentangan dengan apa yang ia yakini; seperti intoleran, merusak tempat-tempat ibadah agama lain, dsb. Begitulah saat kita membaca sejarah, selalu ada kubu yang pro dan yang kontra.
 
Para sejarawan membaca rekam jejak pemerintahan Islam di India, maka perspektif mereka sangat membentuk opini mereka dalam menyajikan sejarah. Sebagian orang melihat seorang tokoh sejarah sebagai tokoh besar yang menginspirasi, namun sebagian yang lain bisa jadi malah menganggap tokoh yang sama sebagai seorang tiran.