D
|
ongkol, jengkel, kesal.
Mungkin itu yang kamu rasakan saat lihat temanmu melakukan suatu “kesalahan”
menurutmu. Misalnya saat papasan nggak nyapa, nggak datang njenguk saat kamu
sakit, dsb dll. Terus pikiran kamu dipenuhi bermacam-macam pikiran negative.
Berfikir kalo temanmu itu sombong lah, nggak setia kawan, dan laen-laen.
Stop!!! Jangan
berfikir yang enggak-enggak dulu. Ada baiknya kita mencontoh Rasulullah s’aw
dalam hal ini.
Dulu
saat Nabi dan para shahabatnya sedang berada di masjid, tiba-tiba aja ada orang
‘Arab Badui (kalo bahasa kita ya “wong ndeso” lah istilahnya) yang masuk masjid
dan, ups, dia buang air kecil di salah satu sudut masjid. Ngelihat hal itu,
jelas para shahabat langsung berusaha menghardik orang Badui tersebut. Tapi
Nabi Muhammad s’aw justru mencegah para shahabat dan membiarkan Badui tersebut
menyelesaikan hajatnya.
