assalammu'alaykum kawan mahasiswa muslim FAKULTS EKONOMI UNS
KEMBALI HADIR KAFE FE UNS !!!!
rasakan nikmatnya menu santapan rohani di KAFE FE UNS
KAFE yang bukan sembarang KAFE
KAFE yang menyediakan semua yang bisa bikin kamu, kamu dan kamu menikmti lezatnya menu-menu iman dan islam
1. menyediakan menu spesial dari BPPI, KMM, KEI
2. disajikan tiap hari Kamis jam 15.30 @Ruang Sidang II FE UNS atau menyesuaikan
Special Edition Menyambut Milad KEI FE UNS
ayoo rame2 ajak teman-temanmu buat hadir di KAFE
Kamis 5 Mei 2011 @RS II
tema : liberalisasi ekonomi dari sudut pandang islam
dengan kejutan-kejutan menarik didalamnya
mau tau???
makanya ayo tongkrongin KAFE FE UNS
yang ngaku anak ekonomi ayo datang ^^
Pages - Menu
▼
Pages
▼
4 Mei 2011
Wajib Atas Setiap Muslim Menerapkan Hukum Allah Dalam Segala Aspek Sesuai Dengan Kemampuannya
Kewajiban setiap muslim adalah beramal sesuai dengan kemampuannya, Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai kesanggupannya. Menegakkan tauhid dan ibadah yang benar tidak mesti disertai dengan menegakkan daulah Islamiyah di negeri-negeri yang tidak berhukum dengan apa-apa yang Allah turunkan, karena hukum Allah yang pertama kali wajib ditegakkan adalah menegakkan tauhid. Dan tidak diragukan lagi, ada perkara-perkara khusus yang terjadi pada sebagian masa, yaitu uzlah (mengasingkan diri) lebih baik daripada bercampur baur, sehingga seorang muslim mengasingkan diri di suatu lembah atau tempat terpencil, dan dia beribadah kepada Rabbnya, selamat dari kejahatan manusia kepadanya dan dari kejahatan dirinya kepada manusia. Perkara ini terdapat dalam hadits-hadits yang sangat banyak, meskipun hukum asalnya seperti terdapat dalam hadits ibnu Umar Radhiyallahu 'anhuma.
"Artinya : Orang mukmin yang bergaul dengan manusia dan sabar terhadap kejahatan mereka lebih baik daripada orang mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar terhadap kejahatan mereka" [1]
Maka, daulah Islamiyah -tidak diragukan- sebagai sarana untuk menegakkan hukum Allah di bumi, dan bukan tujuan.
Dan termasuk hal yang mengherankan telah menimpa kepada sebagian da'i yaitu : Mereka memberikan perhatian kepada perkara-perkara yang tidak mampu dilaksanakan dan meninggalkan kewajiban yang mudah bagi mereka untuk melaksanakannya !! Yaitu dengan berjihad melawan hawa nafsu mereka sebagaimana yang dikatakan oleh seorang da'i muslim yang memberi wasiat kepada para pengikutnya dengan ucapannya :
"Artinya : Tegakkan daulah Islam dalam diri-diri kalian, niscaya akan tegak daulah Islam itu di bumi kalian".
"Artinya : Orang mukmin yang bergaul dengan manusia dan sabar terhadap kejahatan mereka lebih baik daripada orang mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar terhadap kejahatan mereka" [1]
Maka, daulah Islamiyah -tidak diragukan- sebagai sarana untuk menegakkan hukum Allah di bumi, dan bukan tujuan.
Dan termasuk hal yang mengherankan telah menimpa kepada sebagian da'i yaitu : Mereka memberikan perhatian kepada perkara-perkara yang tidak mampu dilaksanakan dan meninggalkan kewajiban yang mudah bagi mereka untuk melaksanakannya !! Yaitu dengan berjihad melawan hawa nafsu mereka sebagaimana yang dikatakan oleh seorang da'i muslim yang memberi wasiat kepada para pengikutnya dengan ucapannya :
"Artinya : Tegakkan daulah Islam dalam diri-diri kalian, niscaya akan tegak daulah Islam itu di bumi kalian".